Baru-baru ini, para ahli seismologi memprediksi potensi gempa besar (megathrust) di Jepang akibat pergerakan lempeng tektonik. Namun, tidak hanya Jepang, Indonesia juga termasuk dalam kawasan Cincin Api Pasifik yang rawan gempa dan tsunami.
Fenomena megathrust terjadi ketika lempeng samudra menekan lempeng benua dengan tekanan sangat besar, lalu melepaskan energi dahsyat dalam bentuk gempa. Beberapa wilayah di Indonesia memiliki zona subduksi aktif yang berpotensi memicu gempa besar.
Berdasarkan penelitian dari BMKG dan ahli geologi, berikut 13 wilayah di Indonesia yang berisiko tinggi mengalami gempa megathrust:
- Aceh – Patahan Sunda Megathrust, pernah memicu tsunami 2004.
- Sumatera Utara – Zona subduksi aktif di pantai barat.
- Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat – Sering terjadi gempa besar.
- Bengkulu – Berada di jalur patahan lempeng Indo-Australia.
- Lampung – Berdekatan dengan zona subduksi Sunda.
- Banten – Wilayah Selat Sunda rawan gempa dan tsunami.
- Jawa Barat (Pantai Selatan) – Zona megathrust aktif.
- Jawa Tengah & DIY (Pantai Selatan) – Berisiko gempa kuat.
- Jawa Timur (Pantai Selatan) – Jalur subduksi lempeng Eurasia.
- Bali – Berada di antara dua lempeng tektonik.
- Nusa Tenggara Barat (NTB) – Sering diguncang gempa.
- Nusa Tenggara Timur (NTT) – Zona seismik aktif.
- Maluku & Papua – Pertemuan tiga lempeng besar.
Waspada dan Siap Siaga!
Prediksi gempa besar di Jepang menjadi pengingat bahwa Indonesia juga berada di kawasan rawan bencana. Dengan memahami risiko dan melakukan persiapan matang, kita bisa mengurangi dampak yang mungkin terjadi.
#StaySafe #SiagaBencana #GempaMegathrust